| FAQ | Peta Situs | Kamus | A A A

Berita Utama


Kunjungan Kerja Menteri Kesehatan ke Provinsi Kalimantan Utara

kaltaraDirektur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D mendampingi Menteri Kesehatan Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F.Moeloek SpM (K) melakukan kunjungan kerja ke wilayah Propinsi Kalimantan Utara, tepatnya di kabupaten Nunukan (16/4) dimana Nunukan menjadi salah satu dari 149 Kabupaten/Kota terpilih yang akan menjadi fokus penguatan pelayanan kesehatan dasar, dimana fokus penguatan ditekankan pada Kab/Kota yang masuk kategori DTPK, prioritas MDGs, dan Kab/Kota dengan IPKM rendah.

Kegiatan ini juga merupakan langkah lanjutan dari hasil Rapat Kerja Kesehatan Nasional yang telah digelar di tiga regional pada awal tahun 2015 yang mengusung tema “Pembangunan Kesehatan dari Pinggir ke Tengah” dimana “Target penguatan pelayanan kesehatan tingkat primer terutama ditujukan pada pembangunan baru dan peningkatan puskesmas di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan”.

Tantangan dari segi pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) dan pasca 2015 adalah: menurunkan angka kematian ibu dan bayi; menurunkan angka kesakitan akibat penyakit infeksi; dan menurunkan angka kemiskinan. Sedangkan tantangan dari segi implementasi Jaminan Kesehatan Nasional meliputi: meningkatkan akses pelayanan, melakukan restrukturisasi pelayanan melalui penataan sistem rujukan, dan meningkatkan pelayanan agar lebih efisien dan efektif.

Bagi Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kalimantan Utara menjadi salah satu wilayah binaan mengawali pelaksanaan pembangunan kefarmasian dan alat kesehatan di periode 2015-2019, atau periode RPJMN ke-III dalam pembangunan jangka panjang (2004-2025). Kunjungan sebelumnya di era kepemimpinan Menkes Dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH pada bulan Juni dan Agustus 2015.

Agenda Kunjungan Menkes ke Provinsi Kalimantan Utara antara lain Peninjauan dan temu kader kesehatan di Puskesmas Karang Balik di Tarakan di damping Wakil Wailkota Tarakan, Arief Hidayat; Meninjau RSUD Nunukan sebagai RS Type C di daerah perbatasan dan pelayanan kesehatan calon TKI, Dilalog terbuka dengan mahasiswa yang mengikuti proses Pembelajaran Jarak Jauh melalui Unit Sumber Belajar Jarak Jauh (USBJJ) Kabupaten Nunukan, dan menggelar acara #generAKSISEHATIndonesia yang bekerja sama dengan PT Astra Internasional antara lain peninjauan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan Mata, Screening Gigi, Screening THT dan Kegiatan PHBS (Sikat Gigi dan Cuci Tangan) serta penyerahan bantuan tiga unit sepeda motor untuk Puskesmas dan bantuan kacamata gratis.

 

Print Friendly

Beri komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang harus diisi bertanda *

*